23 Desember 2012

Guardiola Jadi Backpacker Demi Vilanova

Guardiola Jadi Backpacker Demi Vilanova 

Guardiola saat sampai di Barcelona. © tdm

Josep "Pep" Guardiola tak mau mengatakan apa pun kepada semua wartawan yang memergokinya di bandara Barcelona pada Sabtu pagi waktu setempat. Guardiola lebih tampak seperti backpacker ketimbang seorang pelatih sepak bola.

Media di Barcelona mengatakan Guardiola memutuskan untuk terbang pulang ke Barcelona setelah mengetahui Tito Vilanova harus dirawat karena kanker. Sebenarnya ia ingin segera menemui Vilanova, namun pihak rumah sakit masih melarang kunjungan kepada Vilanova.

Vilanova akhirnya keluar dari rumah sakit Vall d'Hebron pada Sabtu malam waktu setempat. Guardiola kabarnya akan segera menjenguk mantan asistennya itu di rumah.

Sejauh ini kondisi Vilanova pascaoperasi sangat stabil. Masa recovery (termasuk kemoterapi dan radioterapi) Vilanova juga dipastikan akan berjalan sesuai rencana.

Guardiola menjalani empat tahun yang luar biasa bersama Barca. Dengan bantuan Vilanova sebagai pelatih, Guardiola bisa menggasak semua trofi yang tersedia pada musim pertamanya menangani Azulgrana. (tdm/hsw) 

Andik Vermansyah Gunakan Nomor 7



Andik Vermansyah. © Fajar Rahman

Musim depan gelar 'AV10' sepertinya akan ditinggalkan Andik Vermansyah. Jersey nomor punggung 10 di Persebaya Surabaya akan dilepasnya.

Tanda-tanda kalau ia bakal melepas nomor 10 mulai terlihat pada ujicoba Persebaya pagi tadi di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Sabtu (15/12). Andik mengenakan jersey dengan nomor 7.

Diakuinya, predikat 'Indonesian Messi' memang cukup membebani Andik. "Kalau pakai nomer 10 nanti dibilang Messi lagi. Beban Mas," ujarnya.

Bisa jadi, Andik memang ingin mencoba peruntungannya dengan nomor lain. Sebab, saat mengenakan nomor 10 di Persebaya musim lalu, ia terhitung mandul. Total hanya tiga gol saja yang diciptakannya. Satu di Indonesian Premier League (IPL) dan sisanya di ajang Piala Indonesia.

Nomor keramat di sepakbola itu juga tak berpihak pada Andik di Timnas Indonesia. Pada babak kualifikasi Pra Piala Asia U-22 di Pekanbaru lalu, Andik tak mencetak satu gol pun bersama nomor 10. Gol pemain berusia 21 tahun itu di Timnas Senior pun tercipta saat mengenakan nomor 21.

Ditanya apakah nomor 7 yang dipakai akan membebaninya lagi kalau disamakan dengan Cristiano Ronaldo, Andik menggelengkan kepalanya. "Kalau Ronaldo nggak apa-apa. Saya memang ngefans dia juga kok," pungkasnya sambil tersenyum.